Pilih Bahasa:

SEDIKIT WAKTU LAGI!

maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;

Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman YAHWEH semesta alam.

Kepunyaan-Kulah perak

dan kepunyaan-Kulah EMAS,

demikianlah firman YAHWEH semesta alam.

(Hagai 2:7b-9)

Gold Price:

Golden Rule atau Aturan Emas

Dalam ungkapan sehari-hari, Aturan Emas seringkali diartikan sebagai: Orang yang memiliki emas, dialah yang berkuasa.”

Tetapi The Golden Rule (Aturan Emas) atau The Ethic of Reciprocity (Etika Timbal Balik) di sini, yang saya maksudkan adalah prinsip moral dasar yang diakui oleh hampir seluruh kebudayaan dan masyarakat dunia. Aturan emas ini dipercaya sebagai konsep paling dasar yang terpenting dalam perumusan hak asasi manusia. Bunyinya adalah: “Lakukan kepada orang lain seperti apa yang Anda inginkan orang lain perbuat kepada diri Anda.”

Hampir semua filsuf terkenal dan para pendiri agama, baik sadar atau tidak sadar, menyadari akan adanya Aturan Emas ini di dalam pengajaran mereka, hanya saja dengan gaya dan ungkapan yang berbeda-beda. Contohnya antara lain:

Budha:
“Tempatkan dirimu sendiri pada posisi orang lain, jangan membunuh atau menyuruh orang lain membunuh. Siapa yang mencari kebahagiaan dengan menekankan kekerasan terhadap orang lain yang juga membutuhkan kebahagiaan, tak mungkin akan mendapatkan kebahagiaan.” (Dhammapada 10. Kekerasan)

Konfusius:
己所不欲、勿施於人。(”Apa yang Engkau sendiri tidak sukai, jangan lakukan terhadap orang lain.”)

Islam:
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (Al-Mutaffifiin:83:1-3)

Kristen:
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 7:12)

Saya yakin bahwa Aturan Emas bukanlah buatan manusia atau semata-mata timbul dari pemikiran orang-orang bijaksana saja, karena org yg tdk atheis, org yg tdk pernah sekolah, & org bodoh sekalipun, menyadari akan keberadaannya. Hukum ini adalah sebuah hukum moral yang absolut dan sudah terpatri, melekat di dalam hati nurani setiap manusia.

Sebuah hukum atau aturan yang Tuhan tetapkan dan letakkan di dasar roh setiap manusia, supaya semua manusia, tak terkecuali besar-kecil, tua-muda, pintar-bodoh, beragama atau atheist, dari dulu sampai sekarang, sadar akan apa yang disebut kasih dan kebajikan atau dosa dan kejahatan.

Namun sebenarnya, aturan ini sesungguhnya didasarkan kepada hukum lain yang lebih utama yaitu: bahwa manusia harus mengasihi Penciptanya dengan seluruh hidupnya, dan mengasihi manusia lainnya sebagai sesama ciptaan yang diciptakan menurut The Image of God (peta & teladan / gambaran Tuhan) sendiri.

Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” (Kejadian 1:26)

Itulah sebabnya, Yesus berkata dalam Markus 12:29-31, Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Elohim kita, Tuhan itu esa [ekhad]. Kasihilah Tuhan, Elohim-mu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.

Bukan saja tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada ke-2 hukum ini, bahkan lebih dari itu, hampir semua jenis hukum yang ada di dunia, baik itu hukum moral, hukum adat, hukum negara, etika, sosial & budaya, juga tidak terlepas dari pengaruh ke-2 hukum ini.

“Perhatikanlah suara-Ku, hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga kepada-Ku, hai suku-suku bangsa! Sebab pengajaran akan keluar dari pada-Ku dan hukum-Ku sebagai terang untuk bangsa-bangsa.” (Yesaya 51:4)
(www.kristenemasmurni.com)

BARANGSIAPA MENANG,

ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Elohim-Ku,

dan ia tidak akan keluar lagi dari situ;

dan padanya akan Kutuliskan NAMA Elohim-Ku,

NAMA kota Elohim-Ku,

yaitu YERUSALEM BARU,

yang turun dari sorga dari Elohim-Ku,

dan NAMA-Ku yang baru.

(Wahyu 3:12)

Temukan juga jawaban utk pertanyaan2 ini:

Mengapa ada bgt banyak kontradiksi di dlm ayat2 Alkitab?

Bagaimana pandangan Kekristenan thd Hukum Karma?

Apakah sebenarnya yg dimaksud dgn "DOSA ASAL" itu?

Mengapa "org Kristen yg BENAR" tdk dpt disantet / diguna-guna?

Ada yg mengatakan bhw anak Abraham yg diperintahkan Tuhan utk dipersembahkan adalah Ismail, tp menurut Alkitab: Ishak. Temukan 7 alasan mengapa Alkitab justru lbh relevan.

Bagaimana cara mengatasi rasa sakit hati?

Apakah ada ayat Alkitab yg mendukung baptisan anak bayi?

Mengapa makanan yg diharamkan di Perjanjian Lama, sekarang dimakan oleh bnyk org Kristen?

Bagaimanakah cara utk berkomunikasi dgn Roh Kudus?

Apakah benar bhw semua agama itu sama & mengajarkan kebaikan?

Bagaimana mematahkan kuasa kutukan?

Bagaimana cara org Kristen mengusir setan?

Iman Kristen menyatakan bhw Yesus 100% Tuhan, sekaligus 100% manusia. Sungguh tdk msk akal, bagaimana menjelaskannya?

Apa saja yg dikatakan oleh Al-Qur'an ttg Yesus Kristus (Isa Al-Masih), namun tidak diketahui oleh kebanyakan org Muslim?

Semua agama meng-klaim ajarannya sbg kebenaran, apakah pernyataan tsb msk akal & bisa dibuktikan?

Semua jwbn ada di dalam E-Book Kristen Emas Murni. Utk mendapatkan, silahkah klik di sini.

Goldtrade News: