www.kristenemasmurni.com
Website www.kristenemasmurni.com hadir sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan kebenaran yang sejati dan pengetahuan iman Kekristenan yang lebih murni.
Kekristenan yang sejati bukanlah sebuah agama, melainkan sebuah hubungan (religion berasal dari kata: relation) antara YAHWEH Elohim dengan umat-Nya.
Hanya di dalam iman Kekristenan yang sejati saja, kita dapat mengenal Tuhan bukan saja sebagai Tuhan, Hakim, Raja, tetapi sekaligus adalah Bapa, sahabat, penasehat yang Agung, rekan kerja, bahkan sebagai kekasih manusia.
Ibadah dan Penyembahan dalam Kekristenan yang sejati, bukan di dalam gedung gereja, tetapi di dalam diri manusia, yang diciptakan menurut peta dan teladan-Nya sendiri.
Manusia itu sendiri menjadi gereja (Bait Tuhan), karena Roh Kudus bersemayam di dalam dirinya. Akibatnya, seluruh tubuh, jiwa, dan rohnya harus dikhususkan (dan dikuduskan) sebagai persembahan yang hidup dan berkenan kepada Tuhan.
Sehingga seluruh aspek kehidupannya, termasuk pikiran, perkataan, perbuatan, adalah ibadah dan penyembahannya.

Diberkati Untuk Memberkati
Buku ini juga akan memberikan inspirasi yang baru dan lebih segar lagi bagi kita semua dalam menggali potensi diri, serta melipat-gandakan talenta, berkat, dan semua karunia yang telah Tuhan anugerahkan, sebelum disalurkan bagi sesama.
“Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.” (Gal. 6:6)
Karena saya telah diberkati dengan melimpah oleh pelayanan dan pengajaran Firman Tuhan dari berbagai ladang pelayanan di dalam Tubuh Kristus, maka inilah saatnya bagi saya untuk membagikan kembali semua berkat itu untuk pekerjaan Tuhan.
“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.” (Kol. 3:23-24)
Setiap kita dapat memberkati, apapun status dan kedudukan kita, apapun pekerjaan dan di manapun kita berada. Sekalipun kemampuan dan talenta yang kita miliki sangat terbatas, kita tetap bisa menjadi saluran berkat. Bersikaplah jujur terhadap diri sendiri dan jangan berikan kesempatan bagi alasan apapun, baik itu ras, suku, bahasa, pendidikan, status sosial, denominasi gereja, maupun agama, yang dapat menghalang-halangi kita dari tugas memberkati sesama.
“Lihatlah, hanya ini yang kudapati: bahwa Elohim telah menjadikan manusia yang jujur, tetapi mereka mencari banyak dalih.” (Pkh. 7:29)
Kebahagiaan sejati yang saya inginkan adalah memancarkan terang dan kasih Kristus bagi semua orang dengan segenap hati sehingga Bapa yang di sorga semakin dipermuliakan. Yesus berkata, “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.” (Kis. 20:35) Kata “berbahagia” (be blessed) yang dimaksudkan Yesus adalah: “diberkati”; maka saya lebih suka menterjemahkan ayat itu menjadi: “Saya akan lebih diberkati oleh Tuhan, ketika memberi daripada menerima.”
Yesus sendiri mengajarkan sebuah prinsip yang sangat penting, yaitu: bahwa kita akan melipat-gandakan berkat bagi diri kita sendiri, pada saat kita memberi. Dan dari perumpamaan tentang talenta di dalam Mat. 25:14-30, kita dapat mengetahui bahwa Tuhan lebih berkenan kepada orang-orang yang mampu melipat-gandakan talenta yang telah dikaruniakan-Nya. Oleh sebab itu, Roh Kudus telah menuntun saya untuk melipat-gandakan berkat yang telah saya terima dari-Nya melalui buku ini.
Dengan membeli e-book ini saja, Anda bukan saja akan diberkati oleh isinya, tetapi Anda sekaligus telah menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Saya berharap bukan saya seorang diri saja yang diberkati dan memberkati melalui buku ini, semoga Anda juga diberkati dan sekaligus menjadi saluran berkat bagi orang lain. Saya sangat percaya pada kuasa hukum tabur-tuai, karena merupakan bukti nyata akan keadilan dan kebenaran hukum-Nya Tuhan, sehingga saya yakin bahwa Tuhan pasti akan memperhitungkan setiap benih yang sudah Anda dan saya taburkan melalui buku ini.


