Pilih Bahasa:

SEDIKIT WAKTU LAGI!

maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;

Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman YAHWEH semesta alam.

Kepunyaan-Kulah perak

dan kepunyaan-Kulah EMAS,

demikianlah firman YAHWEH semesta alam.

(Hagai 2:7b-9)

Gold Price:

Alkitab

Salah satu alasan mengapa kita percaya bahwa Alkitab itu adalah Firman Tuhan

Cara bagaimana Alkitab menjadi sebuah buku sungguh merupakan keajaiban.

  • Alkitab terdiri dari 66 buku. Tetapi apakah Anda tahu tentang 40 pengarang berbeda-beda yang telah menulisnya? Mereka menulis sendiri-sendiri, hampir-hampir tidak mengetahui bagian yang ditulis orang lain. Selanjutnya, Alkitab ditulis dalam kurun waktu 15 abad, dalam 3 bahasa, dan di 3 benua yang berlainan. Namun demikian, sementara kita menyelidiki kitab itu sekarang, kitab itu hanya satu saja, bukan enam puluh enam. Inti pengajarannya hanya satu, isinya saling berpautan, berkembang menjadi satu kebenaran.NewScroll2Small
  • Untuk melihat pentingnya argumentasi ini, marilah kita ambil satu contoh. Misalnya, Anda sedang berusaha membuat satu buku yang terdiri dari bermacam-macam buku kesusastraan yang ditulis sejak abad pertama, pada masa agama Kristen baru berkembang. Ambillah bahan-bahan Anda dari: tulisan-tulisan papirus kuno, karya-karya pujangga Mesir kuno, karangan-karangan para ahli filsafat, buku-buku tentang kebijaksanaan kuno dari Timur atau buku apa saja yang Anda pilih. Dari setiap abad, ambillah beberapa jenis buku. Pilihlah bahan-bahan yang mewakili golongan dari pelbagai lapisan masyarakat: pedagang, buruh, pendeta, nelayan dan petani. Kumpulkan semuanya dan jilidlah menjadi satu buku. Sekarang, buku apa yang akan Anda peroleh? Bukankah itu suatu buku yang isinya sangat menggelikan, bertentangan, dan campur aduk?
  • Sebaliknya, Alkitab, walaupun cara penyusunannya sama, namun hasilnya sangat berbeda! Segala sesuatu tentang susunannya saling menunjang kesatuan Kitab itu. Tidak ada alasan mengapa Alkitab harus satu buku. Tetapi nyatanya memang demikian. Orang yang menyelidikinya dengan jujur tidak akan meragukannya, tentu saja jika ia mau menyediakan waktu untuk menyelidikinya.
  • Para penulis Kitab Suci ini hampir-hampir tidak mempunyai kesamaan. Lihatlah pada kualifikasi mengarang mereka yang berbeda-beda. Sementara Musa mungkin seorang terpelajar, lulusan lembaga pendidikan yang terbaik di Mesir; Petrus sama sekali bukan seorang pengarang. Ia seorang nelayan, dan tidak ada catatan yang menunjukkan bahwa Petrus adalah seorang yang berpendidikan. Namun tulisan kedua orang itu penuh dengan hikmat Tuhan. Amos seorang gembala. Yosua adalah seorang jendral. Nehemia seorang juru minuman. Ada beberapa lagi, seperti: Perdana Menteri Daniel, Dokter Lukas, dan Raja Salomo, yang mungkin memiliki bakat alamiah untuk mengarang. Tetapi kebanyakan di antara mereka sama sekali tidak mempunyai bakat mengarang, namun secara sempurna orang-orang ini telah menggenapi tugasnya ikut ambil bagian dalam mengarang buku yang unik ini. Yang menjadi pertanyaan adalah, “Bagaimana mungkin?”
  • Hanya ada satu jawaban yang memuaskan. Dengan menggunakan kecakapan orang-orang ini, atau mengatasi ketidakmampuan mereka, Tuhan berbicara melalui mereka, dan menyebabkan mereka dapat menulis kitab suci itu sesuai dengan rencana-Nya yang ilahi.
  • Saya ingin Anda memperhatikan juga bahwa Alkitab itu ditulis pada waktu dan keadaan yang berbeda-beda. Musa menulis 5 buku pertama dari Perjanjian Lama (Pentateuch), ketika ia berada sendirian di padang gurun. Yeremia menulis dalam sebuah penjara bawah tanah yang lembab. Mazmur-mazmur indah dari Daud pasti ditulis di lereng bukit, sementara ia mengembalakan domba-dombanya; yang lainnya ditulisnya pada waktu berperang. Paulus menulis banyak suratnya ketika ia dipenjarakan. Dokter Lukas kelihatannya menulis dalam semacam buku catatan harian. Yohanes, murid yang dikasihi Yesus, menulis di Pulau Patmos yang berbatu-batu.
  • Walaupun demikian, asal-mula yang berbeda-beda ini kelihatannya tidak membuat perbedaan sedikit pun pada berita-berita yang dituliskan. Setiap bagian sesuai pada tempatnya. Setiap bagian memberi sokongan pada keharmonisan kitab ini secara keseluruhan.
  • Waktu-waktunya juga berbeda-beda. Beberapa ditulis pada suasana berbahaya, beberapa ditulis dalam keadaan yang damai. Pada zaman Daud menulis, ada banyak peperangan. Salomo menulis pada pemerintahannya yang damai. Banyak nabi menulis dalam keadaan sedih dan putus-asa. Tetapi tidak satu pun dari keadaan-keadaan ini yang mengurangi kesatuan dari kitab ini. Hanya ada satu sistim doktrin, satu jalan keselamatan, dan satu hukum iman. Tuhan telah mengambil benang-benang waktu dan keadaan yang berbeda-beda itu, dan dengan cakap menenunnya menjadi sebuah permadani kebenaran demi pertumbuhan iman kita.
  • Dalam orkes simponi kita tidak mempertanyakan bagaimana para pemain musik itu bermain dengan harmonis yang indah dan bukan dengan suara sumbang. Kita tahu betul, bahwa sebelum simfoni itu terjadi, ada peranan penggubah lagu yang telah merancang setiap bagian dari musik itu dengan hati-hati dan penuh kecakapan. Demikian juga dengan Alkitab. Tuhan adalah Penggubah yang Maha Besar dari kitab suci ini. Di dalam kurunnya waktu, Ia telah menggubah suatu simponi yang agung. Setiap pengarang melakukan bagiannya sendiri-sendiri. Dan sementara masing-masing menulis buku-Nya, karya sastra yang agung sepanjang abad dihasilkan.
  • Saya ingin Anda mempertimbangkan juga bahwa Bangsa Yahudi itu bukanlah orang-orang yang suka mengarang. Proses pendidikan mereka terjadi hampir semata-mata secara lisan. Bahkan sekarang pun penekanan lebih diberikan pada hafalan. Namun dengan mengatasi semua kesulitan ini Tuhan telah membuat 39 buku dari Perjanjian Lama melalui pengarang Yahudi. Dan kemudian, pada zaman Perjanjian Baru, tidak ada seorang pun yang berani menambah atau mengurangi isi Perjanjian Lama. Tentu saja para murid pun tidak berani melakukan hal ini. Tetapi Roh Kudus bekerja lagi dalam orang-orang yang terpilih, dan walaupun mereka tidak biasa menulis, mereka menjadi penulis-penulis dalam kitab Perjanjian Baru. Sungguh benar bahwa jalan Tuhan bukanlah jalan manusia.
  • Kemudian terjadilah … satu kitab. Karangannya sama sekali tidak dapat diterangkan secara manusiawi. Sungguh suatu keajaiban karya sastra dalam proses pembuatannya. Tetapi apabila Anda ingat, bahwa hal ini dilakukan dalam perbuatan dan kebenaran firman Tuhan, maka segala hal yang aneh dan segala pertentangan, hilang dengan sendirinya.

Sumber: William W. Orr, 10 Alasan Mengapa Saya Percaya bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan, Yayasan Kalam Hidup

Lihat artikel dalam format PDF.

BARANGSIAPA MENANG,

ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Elohim-Ku,

dan ia tidak akan keluar lagi dari situ;

dan padanya akan Kutuliskan NAMA Elohim-Ku,

NAMA kota Elohim-Ku,

yaitu YERUSALEM BARU,

yang turun dari sorga dari Elohim-Ku,

dan NAMA-Ku yang baru.

(Wahyu 3:12)

Temukan juga jawaban utk pertanyaan2 ini:

Mengapa ada bgt banyak kontradiksi di dlm ayat2 Alkitab?

Bagaimana pandangan Kekristenan thd Hukum Karma?

Apakah sebenarnya yg dimaksud dgn "DOSA ASAL" itu?

Mengapa "org Kristen yg BENAR" tdk dpt disantet / diguna-guna?

Ada yg mengatakan bhw anak Abraham yg diperintahkan Tuhan utk dipersembahkan adalah Ismail, tp menurut Alkitab: Ishak. Temukan 7 alasan mengapa Alkitab justru lbh relevan.

Bagaimana cara mengatasi rasa sakit hati?

Apakah ada ayat Alkitab yg mendukung baptisan anak bayi?

Mengapa makanan yg diharamkan di Perjanjian Lama, sekarang dimakan oleh bnyk org Kristen?

Bagaimanakah cara utk berkomunikasi dgn Roh Kudus?

Apakah benar bhw semua agama itu sama & mengajarkan kebaikan?

Bagaimana mematahkan kuasa kutukan?

Bagaimana cara org Kristen mengusir setan?

Iman Kristen menyatakan bhw Yesus 100% Tuhan, sekaligus 100% manusia. Sungguh tdk msk akal, bagaimana menjelaskannya?

Apa saja yg dikatakan oleh Al-Qur'an ttg Yesus Kristus (Isa Al-Masih), namun tidak diketahui oleh kebanyakan org Muslim?

Semua agama meng-klaim ajarannya sbg kebenaran, apakah pernyataan tsb msk akal & bisa dibuktikan?

Semua jwbn ada di dalam E-Book Kristen Emas Murni. Utk mendapatkan, silahkah klik di sini.

Goldtrade News: